Sabtu, 26 Oktober 2013

Profil Desa Aromantai



1.      Kondisi Geografis dan Kependudukan
Desa Aromantai terletak pada 3°.94’54.33” LS ,103° 19’56.49” BT.  Desa Aromantai diapit oleh Bukit Barisan dan Gunung Dempo. Luas desa Aromantai 220 Ha. Temperatur 22 – 28  0C. Berada pada ketinggian 700 mdpl. Bentuk desa Aromantai ini memanjang, mengikuti jalan Lintas Bengkulu –Lahat yang membagi desa Aromantai menjadi dua bagian. Batas-batas desa Aromantai sebagai berikut:
Utara                          : Desa Jemaring
Barat                          : Desa Muaratawi
Selatan                       : Desa Tanjung enang
Timur                          : Kecamatan Jarai

2.      Kondisi  Perekonomian
Seperti desa pada umumnya, masyarakat desa Aromantai  mata pencahariannya adalah petani dan berkebun. Komoditas pertanian adalah padi (persawahan) dan tanaman Holtikultura. Sedangkan komoditas perkebunan yang paling dominan adalah kopi dan cokelat (kakau).
3.      Pemerintahan
Kepala Desa                     : Darliansah
Kepala Dusun I                : Ferly
Kepala Dusun II               : Amril
BPD                                 : Har
KASI Pemerintah Desa    : Rudiansyah, A.Ma.Pd
KASI Pembangunan        : Tarmidzi
KASI Kemasyarakatan    : M. Saleh

4.      Budaya dan Agama
Bahasa yang pakai oleh masyarakat Aromantai adalah bahasa Bessemah, bahasa yang logatnya hampir seperti bahasa melayu Malaysia.  Jika ada yang meninggal budaya gotong royong atau persatuan masih menghiasai keseharian di desa Aromantai ini. Agama yang dianut di Aromantai adalah 100% agama islam, dengan 2 bangunan Masjid yang berada di dusum 1 dan 2.

5.      Pendidikan
Kondisi pendidikan masyarakat  Aromantai sudah bagus. Hal ini bisa dilihat dari lulusan Sarjana ± 50 orang. Untuk sekolah semuanya ikut ke Kecamatan Jarai. Di desa Aromantai terdapat 2 Lembaga pendidikan Agama atau TPA.

6.      Kelompok-Kelompok di Desa
Di Desa Aromantai ada beberapa organisasi, yaitu:
-          Karang Taruna
Kondisi karang taruna yang ada pada saat ini masih belum terorganisir. Pemuda karang taruna sering menjuari diberbagai bidang olahraga, seperti sepak bola yang nama klubnya PSHW serta perlombaan catur.
-          PKK
Kegiatan ibu PKK biasanya membuat makanan khas daerah sumatera selatan yaitu kemplang cuping gajah dan pembuatan bunga dari kain dan plastik. Namun kegiatan ini masih belum terjadwal dengan rutin.
-          Rebana
Kelompok Rebana ini sejauh ini menunjukkan hal positif. Hal ini dapat dilihat dari adanya latihan rebana tiap hari selasa .
-          Kelompok Usaha Bersama Karya Melati
Kelompok ini sudah jalan di warga dengan adanya usaha selep kelapa.
-          Kelompok Tani Karya Muda
-          Kader Posyandu.

7.      Penduduk
            Desa ini memiliki sebanyak 250 Kepala Keluarga (KK), 1275 jiwa.