1.
Kondisi
Geografis dan Kependudukan
Desa
Aromantai
terletak pada 3°.94’54.33” LS ,103° 19’56.49” BT.
Desa Aromantai diapit oleh Bukit Barisan dan Gunung Dempo. Luas
desa Aromantai 220 Ha. Temperatur 22 – 28
0C. Berada pada ketinggian 700 mdpl. Bentuk desa Aromantai ini memanjang, mengikuti jalan Lintas Bengkulu –Lahat
yang membagi desa Aromantai menjadi dua bagian. Batas-batas desa Aromantai sebagai berikut:
Utara : Desa Jemaring
Barat : Desa Muaratawi
Selatan : Desa Tanjung enang
Timur : Kecamatan Jarai
2.
Kondisi Perekonomian
Seperti desa pada umumnya, masyarakat desa Aromantai mata pencahariannya adalah petani dan berkebun. Komoditas pertanian adalah padi (persawahan) dan
tanaman Holtikultura. Sedangkan
komoditas perkebunan yang paling dominan adalah kopi dan cokelat (kakau).
3.
Pemerintahan
Kepala Desa : Darliansah
Kepala Dusun I : Ferly
Kepala Dusun II : Amril
BPD : Har
KASI Pemerintah
Desa : Rudiansyah, A.Ma.Pd
KASI Pembangunan : Tarmidzi
KASI
Kemasyarakatan : M. Saleh
4.
Budaya
dan Agama
Bahasa
yang pakai oleh masyarakat Aromantai adalah bahasa Bessemah, bahasa yang
logatnya hampir seperti bahasa melayu Malaysia.
Jika
ada yang meninggal budaya gotong
royong atau
persatuan masih menghiasai
keseharian di desa Aromantai ini. Agama yang dianut di Aromantai adalah 100%
agama islam, dengan 2 bangunan Masjid yang berada di dusum 1 dan 2.
5.
Pendidikan
Kondisi
pendidikan masyarakat Aromantai sudah
bagus. Hal ini bisa dilihat dari
lulusan Sarjana ± 50 orang. Untuk sekolah semuanya ikut ke
Kecamatan Jarai. Di desa Aromantai terdapat 2 Lembaga pendidikan Agama atau TPA.
6.
Kelompok-Kelompok
di Desa
Di
Desa Aromantai ada beberapa organisasi, yaitu:
-
Karang
Taruna
Kondisi
karang taruna yang ada pada saat ini masih belum terorganisir. Pemuda karang taruna sering menjuari diberbagai bidang olahraga, seperti sepak
bola yang nama klubnya PSHW serta perlombaan catur.
-
PKK
Kegiatan ibu PKK biasanya membuat
makanan khas daerah sumatera selatan yaitu kemplang cuping gajah dan pembuatan
bunga dari kain dan plastik.
Namun
kegiatan ini masih belum terjadwal dengan rutin.
-
Rebana
Kelompok
Rebana ini sejauh ini menunjukkan hal positif. Hal ini dapat
dilihat dari adanya latihan rebana tiap hari selasa .
-
Kelompok Usaha Bersama Karya Melati
Kelompok
ini sudah jalan di warga dengan adanya usaha selep kelapa.
-
Kelompok Tani Karya Muda
-
Kader
Posyandu.
7.
Penduduk
Desa ini memiliki sebanyak 250
Kepala Keluarga (KK), 1275 jiwa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar